Islam Akan Jadi Agama Terbesar Kedua di Irlandia

Gerakan perlawanan Islam Hamas mengecam pernyataan komite kementerian Israel tentang draft undang-undang penggabungan wilayah Agwar ke dalam wilayah Zionis.

Hamas menganggap langkah Israel tersebut sebagai bentuk pelanggaran yang menuntut perlawanan dan upaya untuk menggagalkanya dengan segala cara yang bisa dilakukan.

Juru bicara Hamas, Fauzi Barhum, mengatakan keputusan tersebut sebagai bukti atas kesalahan dari keputusan konferensi Arab internasional terakhir yang memberikan kesempatan bagi Otoritas Palestina melanjutkan perundingan dengan Zionis.

''Inilah yang kami khawatirkan sebelumnya,'' kata Barhum seperti dikutip Infopalestina.
''Kami tegaskan tentang akibat yang berbahaya bagi hak-hak bangsa Palestina,'' katanya. ''Perundingan telah melindungi keputusan agresi Zionis tersebut.''

republika
Share on Google Plus

About Halali Sahri

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar